Aksi Nyata - Perspektif Sosio Kultural dalam Pendidikan - Topik 2
Mulai dari Diri
Yang saya pikirkan sebelum mempelajari topik ini, yaitu saya akan belajar lebih detail mengenai faktor-faktor yang berkaitan dengan perspektif sosio kultural dalam pendidikan, seperti memasukan beberapa pandangan tokoh yang berkaitan dengan perspektif sosio kultural.
Eksplorasi Konsep
Setelah mempelajari topik ini, saya mendapatkan pengetahuan mengenai pengaruh sosial ekonomi terhadap pendidikan. Status sosial ekonomi setiap orang tentunya akan berbeda-beda dan hal tersebut ternyata memengaruhi perkembangan seseorang. Selain status sosial ekonomi, interaksi orang dewasa dan anak pun akan memerngaruhi perkembangan mereka. Ada pula yang saya pelajari pada topik ini selain SES dan interaksi orang dewasa-anak, yaitu perkembangan sosial berupa tindakan manusia yang dimediasi melalui berbagai alat budaya, serta cara seseorang merespons dalam kaitannya dengan nilai, harapan, dan praktiknya disebut CHAT (Cultural-Historical Activity Theory).
Ruang Kolaborasi
Pada bagian ruang kolaborasi, saya beserta teman-teman sekelompok menganalisis buku "Melawan Setan Bermata Runcing" untuk mencari faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang terdapat pada buku tersebut. Hal itu dimaksudkan agar kami bisa mengetahui secara lebih konkret faktor-faktor apa saja yang dapat memengaruhi pendidikan dan pembelajaran. Selain itu, sebagai guru, kami harus bisa menentukan strategi yang tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran sebagai mana mestinya sesuai dengan kondisi yang ada.
Demonstrasi Kontekstual
Hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi kontekstual adalah percaya diri dalam menyampaikan pendapat pribadi di dalam kelompok maupun di kelas. Selain itu, saya mendapatkan berbagai insight dan sudut pandang lainnya mengenai hasil analisis buku Melawan Setan Bermata Runcing dari kelompok lain. Walaupun bersumber dari buku yang sama, tetap saja kami memiliki pemikiran-pemikiran yang berbeda. Maka dari itu, kami bisa saling melengkapi berkaitan dengan faktor-faktor sosialkutural dalam pendidikan khususnya yang baru saja dipelajari pada topik 2 ini.
Elaborasi Pemahaman
Sejauh mempelajari topik 2 ini, saya memahami bahwa perspektif sosio kultural dalam pendidikan, seperti faktor sosial, ekonomi, budaya, politik, dan sejarah selain berpengaruh pada pendidikan ternyata faktor-faktor tersebut pun berpengaruh juga terhadap perkembangan seseorang. Dari hal tersebut, sebagai seorang guru mungkin bisa menerapkan pembelajaran yang berdiferensiasi sesuai dengan karakteristik masing-masing individu. Hanya saja, saya harus lebih mempelajari terkait apa saja yang harus saya persiapkan agar lebih memahami karakteristik peserta didik dan bagaimana menerapkan pembelajaran yang berdiferensiasi agar efektif diterapkan di kelas.
Koneksi Antarmateri
Yang saya pelajari dari koneksi antarmateri dari materi ini ialah mempelajari lebih mendalam terkait konsep sosiokultural dalam pendidikan. Faktor-faktor yang memengaruhi pendidikan dengan SES, interaksi orang dewasa-anak, dan CHAT. Selain itu, keterkaitan antarmateri mata kuliah ini dengan mata kuliah lainnya, seperti kaitannya dengan matkul filosofi pendidikan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan meningkatkan kognitif seseorang, tetapi juga harus menumbuhkan rasa cinta pada kebudayaan. Faktor-faktor sosiokultural dalam pembelajaran berkaitan dengan pemahaman karakteristik peserta didik dan asesmen yang harus dibuat dengan menyesuaikan karakteristik peserta didik. Penggunaan kurikulum dalam satuan pendidikan pun perlu melihat faktor-faktor dari peserta didik yang berkaitan dengan sosiokultural.
Aksi Nyata
Manfaat dengan mempelajari mata kuliah Sosial Kultural dalam Pendidikan jika dikaitkan dengan kesiapan saya sebagai seorang guru adalah materi yang didapatkan bisa menjadi bekal saya untuk memahami apa saja yang saja butuhkan ketika nanti saaat saya mengajar. Selain itu, saya pun bisa lebih memahami karakteristik peserta didik melihat dari berbagai faktor yang ada, seperti faktor sosial, budaya, ekonomi, politik, maupun sejarah. Hal tersebut berkaitan pula dengan penentuan pendekatan, strategi, metode, maupun media pembelajaran yang akan digunakan pada kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, sebagai seorang guru nantinya saya bisa menerapkan pembelajaran yang berdiferensiasi dengan pertimbangan-pertimbangan yang ada.
Komentar
Posting Komentar